Skip to main content

Saya perlu introspeksi diri, jangan mudah menyalahkan Pendeta, masa 'sih ?

Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan :

Orang tua mengkritik Pendeta karena pengabaian mereka sendiri — putra dan putri Anda tercemar karena contoh yg Anda, orang tua, buat dan aturan yang lemah; terlepas kurangnya pelatihan di rumah, Anda mengharapkan Pendeta yang melakukan pekerjaan Anda dan mencapai pencapaian luar biasa dengan melatih hati dan hidup mereka untuk kebajikan dan kesalehan.

Setelah pendeta melakukan semua yang dapat ia lakukan dengan peringatan yang setia, penuh kasih sayang, disiplin yang sabar, dan doa yang sungguh-sungguh untuk merebut kembali dan menyelamatkan jiwa, namun tidak berhasil, para ayah dan ibu sering menyalahkannya karena anak-anak mereka tidak bertobat, padahal itu mungkin karena kelalaian orang tua sendiri.

Tanggung jawab ada di tangan orang tua; apakah mereka akan melakukan pekerjaan yang dipercayakan Allah kepada mereka dan dengan setia melakukan itu?

Akankah mereka bergerak maju dan meningkat, bekerja dengan cara yang rendah hati, sabar, tekun untuk mencapai standar yang tinggi dan membawa anak-anak mereka naik bersama mereka?

Tulisan aslinya :

Parents criticize the minister for their own neglect—Your sons and daughters are corrupted by your own example and lax precepts; and, notwithstanding this lack of domestic training, you expect the minister to counteract your daily work and accomplish the wonderful achievement of training their hearts and lives to virtue and piety. After the minister has done all he can do for the church by faithful, affectionate admonition, patient discipline, and fervent prayer to reclaim and save the soul, yet is not successful, the fathers and mothers often blame him because their children are not converted, when it may be because of their own neglect. The burden rests with the parents; and will they take up the work that God has entrusted to them and with fidelity perform it? Will they move onward and upward, working in a humble, patient, persevering way to reach the exalted standard themselves and to bring their children up with them?—The Adventist Home, 188. {PaM 276.4}

Comments

Popular posts from this blog

Saya 'nih yg paling bener..., ah.. yg bener ?

Saya suka banget mengkritik, menuduh, kalo ada yg bikin sesuatu yg 'gak pas dihati, saya akan kejar dengan semangat yang tidak kenal ampun saya rasa sedang membela keyakinan saya, sedang membela TUHAN saya, eh... 'gak tau nya  Allah tidak dapat memberi saya terang wajah-Nya...  Terjemahan roh nubuat mengamarkan : Kebenaran diri tidak hanya membuat orang salah mengartikan Tuhan, tetapi membuat mereka berhati dingin, kritis terhadap saudara-saudara mereka.  Putra sulung, dalam keegoisan dan kecemburuannya, berdiri siap untuk menonton saudaranya, mengkritik setiap tindakan, dan menuduh kekurangannya.  Dia akan mendeteksi setiap kesalahan dan memanfaatkannya. Dengan demikian dia akan berusaha untuk membenarkan semangatnya yang tidak kenal ampun.  Banyak orang saat ini melakukan hal yang sama. Sementara jiwa membuat perjuangan pertamanya melawan banjir godaan, mereka berdiri, keras kepala,  mengeluh, menuduh.  Mereka mengklaim sebagai anak-anak Tuhan, tetap...

Beritakan alkitab & roh nubuat yg tertulis, 'in-context' & konsisten bikin saya diejek sebagai orang fanatik, orang sesat, pengikut Setan, dsb... dsb..., hal ini ternyata bikin orang lain gelisah, 'gak nyaman karena imannya terusik & terganggu, eh...ternyata Nuh sudah alami yg model begini, wah... saya jadi semangat lagi 'deh...

_Dan oleh mengalami yg begini'an pengetahuan akan Allah Bapa & Anak KandungNya, Yesus Kristus, 2 bukan 3 'Divine Being' jadi tersebar... puji TUHAN :)_   *( TERIAK NYARING ROH NUBUAT YG 'IN-CONTEXT' DAN KONSISTEN, karena di zaman now "....Allah berbicara kepada orang advent melalui roh nubuat" CCh 12.6* : "It's all about Jesus Christ, the Son of GOD" - Pekabaran utk Kalangan Sendiri dgn Motto "'Freely ye have received, freely give', powered by Jesus Christ" ) *Beritakan alkitab & roh nubuat yg tertulis, 'in-context' & konsisten bikin saya diejek sebagai orang fanatik, orang sesat, pengikut Setan, dsb... dsb..., hal ini ternyata bikin orang lain gelisah, 'gak nyaman karena imannya terusik & terganggu, eh...ternyata Nuh sudah alami yg model begini, wah... saya jadi semangat lagi 'deh...* _Saat dasar iman saya hanya sebatas teori, opini, asumsi, halusinasi, ajaran, tradisi para manusia2 cerdas, g...

Sihir zaman now, 'pharmakeia' 'made in' Babel

Sihir zaman now, 'pharmakeia' 'made in' Babel Alkitab menyatakan dengan sangat jelas bahwa semua peramal, dukun, ahli sihir, dan ahli nujum, dalam teokrasi Israel kuno, adalah kekejian bagi Tuhan dan harus dihukum mati dengan rajam. Di zaman now ahli sihir nya sdh bermetamorfosa menjadi 'sihir' 'made in' Babel Hidup / mati saya di zaman now ini di tangan TUHAN, dukun atau 'sihir' Babel, yakni 'pharmakeia' ? https://kebenaranjelangharikiamat.blogspot.com/2021/09/hidup-mati-saya-di-zaman-now-ini-di.html Tahukah saya kata sihir ('sorceries') dlm kitab Wahyu 9:21 dan 18:23 berasal dari kata 'pharmakeia' atau farmasi, dan ini terkait dengan 'sepakterjang sihir' Babel, apakah 'pharmakeia' atau farmasi salah satu 'tool' yg diberdayakan Babel 'menyihir' dunia ? Ada ratusan amaran roh nubuat terkait penggunaan obat ('drug') hasil 'sihir' Babel 'pharmakeia' atau farmasi yg sdh ...