Skip to main content

Adakah hubungannya antara pelayanan Injil yg berdaya guna dengan kehadiran Roh Allah?


Benarkah tanpa kehadiran Roh Allah, tidak ada hati yang akan tersentuh, tidak ada orang berdosa yang dimenangkan bagi Kristus?

Apa bedanya jika pelayanan itu terhubung dengan Kristus? apa hasilnya?

Terjemahan roh nubuat mengamarkan :

Sebelum Dia meninggalkan murid-murid-Nya, Kristus “menghembusi mereka dan berfirman, Terimalah Roh Kudus” Yohanes 20:22.

Lagi Dia berkata, “Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku” Lukas 24:49. Tetapi tidak sampai kenaikanNya pemberian tsb telah diterima dalam kepenuhannya.

Tidak sampai melalui iman dan doa, para murid telah menyerahkan diri sepenuhnya untuk pekerjaan-Nya melalui pencurahan Roh yg diterima.

Kemudian dalam arti khusus hal surgawi diberikan kepada pengikut Kristus. "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia." Efesus 4: 8. "Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus" Efesus 4: 7; 1 Korintus 12:11. Karunia sudah menjadi milik kita di dalam Kristus, tetapi milik mereka yang sebenarnya tergantung pada penerimaan masing2 kita akan Roh Allah.

Janji pencurahan Roh tidak dihargai sebagaimana mestinya. Pemenuhannya tidak terwujud sebagaimana mestinya.

Ketiadaan Rohlah yang membuat pelayanan Injil begitu tak berdaya.

Belajar, bakat, kefasihan, setiap anugerah alam atau yang diperoleh, dapat dimiliki;

tetapi tanpa kehadiran Roh Allah, tidak ada hati yang akan tersentuh, tidak ada orang berdosa yang dimenangkan bagi Kristus.

Di sisi lain, jika mereka terhubung dengan Kristus, jika karunia Roh adalah milik mereka, yang termiskin dan yang paling bodoh sekalipun dari murid-muridNya akan memiliki kuasa.

Tuhan menjadikan mereka saluran untuk pengerjaan tertinggi yg berpengaruh di alam semesta.

Tulisan aslinya :

Before He left His disciples, Christ “breathed on them, and saith unto them, Receive ye the Holy Ghost.” John 20:22. Again He said, “Behold, I send the promise of My Father upon you.” Luke 24:49. But not until after the ascension was the gift received in its fullness. Not until through faith and prayer the disciples had surrendered themselves fully for His working was the outpouring of the Spirit received. Then in a special sense the goods of heaven were committed to the followers of Christ. “When He ascended up on high, He led captivity captive, and gave gifts unto men.” Ephesians 4:8. “Unto every one of us is given grace, according to the measure of the gift of Christ,” the Spirit “dividing to every man severally as He will.” Ephesians 4:7; 1 Corinthians 12:11. The gifts are already ours in Christ, but their actual possession depends upon our reception of the Spirit of God. {COL 327.2}

The promise of the Spirit is not appreciated as it should be. Its fulfillment is not realized as it might be. It is the absence of the Spirit that makes the gospel ministry so powerless. Learning, talents, eloquence, every natural or acquired endowment, may be possessed; but without the presence of the Spirit of God, no heart will be touched, no sinner be won to Christ. On the other hand, if they are connected with Christ, if the gifts of the Spirit are theirs, the poorest and most ignorant of His disciples will have a power that will tell upon hearts. God makes them the channel for the outworking of the highest influence in the universe. {COL 328.1}

Comments

Popular posts from this blog

Saya 'nih yg paling bener..., ah.. yg bener ?

Saya suka banget mengkritik, menuduh, kalo ada yg bikin sesuatu yg 'gak pas dihati, saya akan kejar dengan semangat yang tidak kenal ampun saya rasa sedang membela keyakinan saya, sedang membela TUHAN saya, eh... 'gak tau nya  Allah tidak dapat memberi saya terang wajah-Nya...  Terjemahan roh nubuat mengamarkan : Kebenaran diri tidak hanya membuat orang salah mengartikan Tuhan, tetapi membuat mereka berhati dingin, kritis terhadap saudara-saudara mereka.  Putra sulung, dalam keegoisan dan kecemburuannya, berdiri siap untuk menonton saudaranya, mengkritik setiap tindakan, dan menuduh kekurangannya.  Dia akan mendeteksi setiap kesalahan dan memanfaatkannya. Dengan demikian dia akan berusaha untuk membenarkan semangatnya yang tidak kenal ampun.  Banyak orang saat ini melakukan hal yang sama. Sementara jiwa membuat perjuangan pertamanya melawan banjir godaan, mereka berdiri, keras kepala,  mengeluh, menuduh.  Mereka mengklaim sebagai anak-anak Tuhan, tetap...

Beritakan alkitab & roh nubuat yg tertulis, 'in-context' & konsisten bikin saya diejek sebagai orang fanatik, orang sesat, pengikut Setan, dsb... dsb..., hal ini ternyata bikin orang lain gelisah, 'gak nyaman karena imannya terusik & terganggu, eh...ternyata Nuh sudah alami yg model begini, wah... saya jadi semangat lagi 'deh...

_Dan oleh mengalami yg begini'an pengetahuan akan Allah Bapa & Anak KandungNya, Yesus Kristus, 2 bukan 3 'Divine Being' jadi tersebar... puji TUHAN :)_   *( TERIAK NYARING ROH NUBUAT YG 'IN-CONTEXT' DAN KONSISTEN, karena di zaman now "....Allah berbicara kepada orang advent melalui roh nubuat" CCh 12.6* : "It's all about Jesus Christ, the Son of GOD" - Pekabaran utk Kalangan Sendiri dgn Motto "'Freely ye have received, freely give', powered by Jesus Christ" ) *Beritakan alkitab & roh nubuat yg tertulis, 'in-context' & konsisten bikin saya diejek sebagai orang fanatik, orang sesat, pengikut Setan, dsb... dsb..., hal ini ternyata bikin orang lain gelisah, 'gak nyaman karena imannya terusik & terganggu, eh...ternyata Nuh sudah alami yg model begini, wah... saya jadi semangat lagi 'deh...* _Saat dasar iman saya hanya sebatas teori, opini, asumsi, halusinasi, ajaran, tradisi para manusia2 cerdas, g...

Sihir zaman now, 'pharmakeia' 'made in' Babel

Sihir zaman now, 'pharmakeia' 'made in' Babel Alkitab menyatakan dengan sangat jelas bahwa semua peramal, dukun, ahli sihir, dan ahli nujum, dalam teokrasi Israel kuno, adalah kekejian bagi Tuhan dan harus dihukum mati dengan rajam. Di zaman now ahli sihir nya sdh bermetamorfosa menjadi 'sihir' 'made in' Babel Hidup / mati saya di zaman now ini di tangan TUHAN, dukun atau 'sihir' Babel, yakni 'pharmakeia' ? https://kebenaranjelangharikiamat.blogspot.com/2021/09/hidup-mati-saya-di-zaman-now-ini-di.html Tahukah saya kata sihir ('sorceries') dlm kitab Wahyu 9:21 dan 18:23 berasal dari kata 'pharmakeia' atau farmasi, dan ini terkait dengan 'sepakterjang sihir' Babel, apakah 'pharmakeia' atau farmasi salah satu 'tool' yg diberdayakan Babel 'menyihir' dunia ? Ada ratusan amaran roh nubuat terkait penggunaan obat ('drug') hasil 'sihir' Babel 'pharmakeia' atau farmasi yg sdh ...