Kebanggaan macam apa yg saya rasa saat saya sedang beribadah sabat ini?
Adakah roh kerendahan hati saat saya melayani?
Kemegahan lahiriah, agama yang modis kah yang saya lakonkan dalam berbakti?
Siapa yang saya tonjolkan dan tinggikan? akankah surga menanggapi atau menerima ibadah saya sabat ini?
Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan :
Para pemimpin Yahudi memandang dengan bangga kuil mereka yang megah, dan upacara yang mengesankan dari pelayanan keagamaan mereka;
tetapi keadilan, belas kasihan, dan kasih Allah tidak ada.
Kemuliaan bait suci, kemegahan pelayanan mereka, tidak dapat merekomendasikan mereka kepada Allah;
karena apa yang bernilai di mata TUHAN, tidak mereka tawarkan.
Mereka tidak kepadaNya pengorbanan roh yang rendah hati dan penyesalan.
Pada saat prinsip-prinsip penting kerajaan Allah hilang, upacara keagamaan mereka menjadi beraneka ragam dan sembrono.
Ketika pembangunan karakter diabaikan, ketika perhiasan jiwa kurang, ketika kesederhanaan kesalehan hilang dari pandangan,
kebanggaan dan cinta tampilan menuntut bangunan gereja yang megah, perhiasan yang indah dan upacara yang mengesankan.
Dalam semua ini Tuhan tidak dihormati.
Agama yang modis yang terdiri dari upacara, kepura-puraan, dan tampilan, tidak dapat diterima oleh-Nya.
Layanannya tidak mengundang tanggapan dari utusan surgawi.
Tulisan aslinya :
The Jewish leaders looked with pride upon their magnificent temple, and the imposing rites of their religious service; but justice, mercy, and the love of God were lacking. The glory of the temple, the splendor of their service, could not recommend them to God; for that which alone is of value in His sight they did not offer. They did not bring Him the sacrifice of a humble and contrite spirit. It is when the vital principles of the kingdom of God are lost that ceremonies become multitudinous and extravagant. It is when the character building is neglected, when the adornment of the soul is lacking, when the simplicity of godliness is lost sight of, that pride and love of display demand magnificent church edifices, splendid adornings, and imposing ceremonials. In all this God is not honored. A fashionable religion that consists of ceremonies, pretense, and display, is not acceptable to Him. Its services call forth no response from the heavenly messengers. {COL 297.1}
Adakah roh kerendahan hati saat saya melayani?
Kemegahan lahiriah, agama yang modis kah yang saya lakonkan dalam berbakti?
Siapa yang saya tonjolkan dan tinggikan? akankah surga menanggapi atau menerima ibadah saya sabat ini?
Terjemahan bebas roh nubuat mengamarkan :
Para pemimpin Yahudi memandang dengan bangga kuil mereka yang megah, dan upacara yang mengesankan dari pelayanan keagamaan mereka;
tetapi keadilan, belas kasihan, dan kasih Allah tidak ada.
Kemuliaan bait suci, kemegahan pelayanan mereka, tidak dapat merekomendasikan mereka kepada Allah;
karena apa yang bernilai di mata TUHAN, tidak mereka tawarkan.
Mereka tidak kepadaNya pengorbanan roh yang rendah hati dan penyesalan.
Pada saat prinsip-prinsip penting kerajaan Allah hilang, upacara keagamaan mereka menjadi beraneka ragam dan sembrono.
Ketika pembangunan karakter diabaikan, ketika perhiasan jiwa kurang, ketika kesederhanaan kesalehan hilang dari pandangan,
kebanggaan dan cinta tampilan menuntut bangunan gereja yang megah, perhiasan yang indah dan upacara yang mengesankan.
Dalam semua ini Tuhan tidak dihormati.
Agama yang modis yang terdiri dari upacara, kepura-puraan, dan tampilan, tidak dapat diterima oleh-Nya.
Layanannya tidak mengundang tanggapan dari utusan surgawi.
Tulisan aslinya :
The Jewish leaders looked with pride upon their magnificent temple, and the imposing rites of their religious service; but justice, mercy, and the love of God were lacking. The glory of the temple, the splendor of their service, could not recommend them to God; for that which alone is of value in His sight they did not offer. They did not bring Him the sacrifice of a humble and contrite spirit. It is when the vital principles of the kingdom of God are lost that ceremonies become multitudinous and extravagant. It is when the character building is neglected, when the adornment of the soul is lacking, when the simplicity of godliness is lost sight of, that pride and love of display demand magnificent church edifices, splendid adornings, and imposing ceremonials. In all this God is not honored. A fashionable religion that consists of ceremonies, pretense, and display, is not acceptable to Him. Its services call forth no response from the heavenly messengers. {COL 297.1}
Comments
Post a Comment