Terjemahan bebas roh nubuat :
Yesus sendiri, ketika Dia tinggal di antara manusia, sering berdoa...
Dia menemukan kenyamanan dan sukacita dalam persekutuan dengan Bapa-Nya.
Dan jika Juruselamat manusia, Anak Allah, merasakan kebutuhan doa, apalagi yang lemah, manusia fana yang berdosa merasakan perlunya doa yang sungguh-sungguh dan terus-menerus.
Apendiks belajar sekolah sabat didasari alkitab & roh nubuat saja - Akankah saya pada akhirnya akan 'ketinggalan kereta' saat Yesus Kristus datang pada kali ke dua, sama seperti orang Yahudi yg tdk tanggap pada kedatanganNYA yg pertama ? klik DISINI
Tulisan aslinya :
Jesus Himself, while He dwelt among men, was often in prayer... He found comfort and joy in communion with His Father. And if the Saviour of men, the Son of God, felt the need of prayer, how much more should feeble, sinful mortals feel the necessity of fervent, constant prayer. {CSA 26.5}

Comments
Post a Comment