Sudahkah saya tahu & bersedia saat hari pendamaian sebentar lagi akan berakhir ? (hari yang berdampak bagi hidup / mati kekal saya)
Allah Bapa dan Anak TunggalNya, Yesus Kritus lah yang sejak sebelum landasan dunia diletakkan telah merancang rencana keselamatan bagi manusia yg saat itu belum diciptakan, dan itu telah dibayar lunas saat Yesus Kristus tersalib di Kalvari ?
Dosa saya yang saya akui telah melepaskan saya dari tuntutan hukum, tapi masih tercatat di tempat kudus di surga, catatan dosa saya di surga akan 'tutup buku' di hari penebusan, dan semua proses ini hanya Yesus Kristus, Imam Besar saya yang bisa lakukan, 'gak ada yg lain yg layak & mampu lakukan itu ?
Itulah sebabnya, hanya Yesus Kristus, Satu-satunya, Pengantara saya yang mampu mendamaikan saya dengan Allah Bapa, 'gak ada yang lain ?
The final atonement = the day of atonement (hari penebusan/ pendamaian) ?
Hari penebusan/ pendamaian yg tengah berlangsung ini, hanya berlaku kepada orang seperti saya, orang yang mengaku mengimani ajaran injil, orang-orang yang selain ini, beda waktu pelaksanaannya ?
Ada berapa buku-buku catatan ttg kehidupan saya yang di buka saat penyelidikan thd diri saya ?
Benarkah hal2 berikut ini yang jadi penilaian surga thd 'sepakterjang' saya selama hidup di dunia: pekerjaan setiap orang ditinjau ulang di hadapan Allah...., setiap kata yang salah, setiap tindakan egois, setiap tugas yang tidak terpenuhi, dan setiap dosa rahasia, dengan setiap penyamaran yang cerdik ?
Peringatan atau teguran yang dikirim dari surga yg diabaikan, saat-saat yang terbuang dgn percuma, kesempatan yang tidak diperbaiki, pengaruh yang diberikan untuk kebaikan atau kejahatan ?
Yesus memasuki ruang mahasuci surgawi, pada akhir 2300 hari dalam Daniel 8, pada tahun 1844, untuk melakukan pendamaian terakhir, dan Dia masih di sana sekarang ?
Saat Yesus mati di kayu salib di Kalvari, Dia berseru, “Sudah selesai..” dan tabir Bait Suci di bumi terbelah dua, dari atas ke bawah. Ini untuk menunjukkan bahwa pelayanan tempat kudus duniawi telah selesai selamanya, dan bahwa Allah tidak akan lagi bertemu dengan para imam di bait suci dunia, untuk menerima pengorbanan mereka ?
Upacara di bait suci mengajarkan saya bagaimana Allah Bapa, melalui AnakNya Satu-satunya, Yesus Kristus, menyelesaikan masalah dosa saya dan dunia ini ?
Setan, dalangnya dosa, yang telah mengakibatkan Anak Allah, Satu-satunya, Yesus Kristus jadi kurban utk bayar lunas upah dosa, akan menerima semua akibat-akibat dosa dan berakhir dgn kebinasaannya. Kebenaran ini bikin saya 'mati rasa' dan tidak minat lagi dengan segala iming-iming duniawi & candu nikmat dosa yg dia tawarkan ?
Terjemahan bebas roh nubuat :
Sebelum dasar bumi diletakkan, Bapa dan Anak telah bersatu dalam sebuah perjanjian untuk menebus manusia jika manusia dikalahkan oleh Setan.
Mereka telah menggenggam tangan Mereka dalam sebuah janji yang serius bahwa Kristus harus menjadi jaminan bagi umat manusia. Janji ini telah dipenuhi oleh Kristus.
Ketika di atas kayu salib Dia berseru, “Sudah selesai,” Dia berbicara kepada Bapa. Kompak telah dilakukan sepenuhnya. Sekarang Dia menyatakan: Bapa, sudah selesai.
Aku telah melakukan kehendak-Mu, ya AllahKu. Aku telah menyelesaikan pekerjaan penebusan. Jika keadilan-Mu terpenuhi, “Aku menghendaki agar mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, bersama-sama dengan Aku di tempat Aku berada.” Yohanes 19:30; 17:24. {DA 834.2}
Darah Kristus, sementara ini baru untuk membebaskan orang berdosa yang bertobat dari tuntutan hukum, tapi belum membatalkan dosa; dosa itu akan tetap tercatat di tempat kudus sampai penebusan akhir;
jadi darah kurban penghapus dosa menghapus dosa dari orang yang bertobat, tetapi dosa itu masih tercatat di tempat kudus sampai hari penebusan. {CCh 348.1}
Saat Yesus mati di Kalvari, Dia berseru, “Sudah selesai,” dan tabir Bait Suci terbelah dua, dari atas ke bawah. Ini untuk menunjukkan bahwa pelayanan tempat kudus duniawi telah selesai selamanya,
dan bahwa Tuhan tidak akan lagi bertemu dengan para imam di bait suci duniawi mereka, untuk menerima pengorbanan mereka.
Darah Yesus kemudian dicurahkan, yang akan dipersembahkan oleh diri-Nya sendiri di tempat kudus surgawi.
Sebagaimana imam memasuki ruang mahakudus setahun sekali untuk membersihkan tempat kudus duniawi, demikian pula Yesus memasuki ruang mahasuci surgawi, pada akhir 2300 hari dalam Daniel 8, pada tahun 1844,
untuk melakukan pendamaian terakhir bagi semua orang yang dapat diuntungkan oleh perantaraan-Nya, dan dengan demikian membersihkan tempat kudus. {EW 253.1}
Jadi dalam pelayanan tabernakel setiap hari orang-orang diajari kebenaran agung yang berhubungan dengan kematian dan pelayanan Kristus,
dan sekali setiap tahun pikiran mereka dibawa pada peristiwa penutup dari pertentangan besar antara Kristus dan Setan, pemurnian akhir dari alam semesta dari dosa dan orang berdosa. {EP 250.2}
Karena Setan adalah penghasut utama dari semua dosa yang menyebabkan kematian Anak Allah, keadilan menuntut agar Setan menerima hukuman terakhir.
Pekerjaan Kristus untuk penebusan manusia dan pemurnian alam semesta dari dosa akan ditutup dengan menempatkan dosa-dosa ini kepada Setan, yang akan menanggung hukuman terakhir.
Jadi dalam pelayanan yang khusus, pelayanan tahunan ditutup dengan penyucian Bait Suci dan pengakuan dosa ke atas kepala kambing hitam. {EP 250.1}
Jadi pada hari besar penebusan/ pendamaian terakhir dan penghakiman investigasi, satu-satunya kasus yang dipertimbangkan adalah kasus-kasus mereka yang mengaku umat Allah.
Penghakiman orang fasik adalah pekerjaan yang berbeda dan terpisah, dan terjadi pada periode berikutnya. “Penghakiman harus dimulai di rumah Allah: dan jika itu pertama kali dimulai pada kita, apa akhir dari mereka yang tidak menaati Injil?” 1 Petrus 4:17. {GC 480.1}
Buku-buku catatan di surga, di mana nama dan perbuatan manusia tercatat, adalah untuk menentukan keputusan penghakiman.... {FLB 210.2}
Kitab kehidupan berisi nama-nama semua orang yang pernah memasuki pelayanan Tuhan. Yesus menyuruh murid-murid-Nya, “Bersukacitalah, karena namamu ada tertulis di surga.” Lukas 10:20.
Paulus berbicara tentang rekan-rekan sekerjanya yang setia, “Yang namanya ada dalam kitab kehidupan.” Filipi 4:3.... {FLB 210.3}
"Sebuah buku peringatan" ditulis di hadapan Allah, di mana tercatat perbuatan baik dari "mereka yang takut akan Tuhan, dan yang memikirkan nama-Nya." Maleakhi 3:16. Kata-kata iman mereka, tindakan kasih mereka, terdaftar di surga.... {FLB 210.4}
Ada juga catatan tentang dosa manusia.... Tujuan dan motif rahasia muncul dalam daftar yang tidak pernah salah. {FLB 210.5}
Pekerjaan setiap orang ditinjau ulang di hadapan Allah.... Berlawanan dengan setiap nama dalam buku surga dimasukkan, dengan ketepatan yang menakjubkan,
setiap kata yang salah, setiap tindakan egois, setiap tugas yang tidak terpenuhi, dan setiap dosa rahasia, dengan setiap penyamaran yang cerdik. Peringatan atau teguran yang dikirim dari surga yg diabaikan, saat-saat yang terbuang dgn percuma,
kesempatan yang tidak diperbaiki, pengaruh yang diberikan untuk kebaikan atau kejahatan, dengan hasil yang luas, semuanya dicatat oleh malaikat perekam. {FLB 210.6}
Jika namamu terdaftar dalam kitab kehidupan Anak Domba, maka semuanya akan baik-baik saja.
Bersiaplah untuk mengakui kesalahanmu dan meninggalkannya, agar kesalahan dan dosamu dapat dibawa ke pengadilan dan dihapuskan. {FLB 210.7}
Tulisan aslinya :
Before the foundations of the earth were laid, the Father and the Son had united in a covenant to redeem man if he should be overcome by Satan. They had clasped Their hands in a solemn pledge that Christ should become the surety for the human race. This pledge Christ has fulfilled. When upon the cross He cried out, “It is finished,” He addressed the Father. The compact had been fully carried out. Now He declares: Father, it is finished. I have done Thy will, O My God. I have completed the work of redemption. If Thy justice is satisfied, “I will that they also, whom Thou hast given Me, be with Me where I am.” John 19:30; 17:24. {DA 834.2}
The blood of Christ, while it was to release the repentant sinner from the condemnation of the law, was not to cancel the sin; it would stand on record in the sanctuary until the final atonement; so in the type the blood of the sin offering removed the sin from the penitent, but it rested in the sanctuary until the day of atonement. {CCh 348.1}
As Jesus died on Calvary, He cried, “It is finished,” and the veil of the temple was rent in twain, from the top to the bottom. This was to show that the services of the earthly sanctuary were forever finished, and that God would no more meet with the priests in their earthly temple, to accept their sacrifices. The blood of Jesus was then shed, which was to be offered by Himself in the heavenly sanctuary. As the priest entered the most holy once a year to cleanse the earthly sanctuary, so Jesus entered the most holy of the heavenly, at the end of the 2300 days of Daniel 8, in 1844, to make a final atonement for all who could be benefited by His mediation, and thus to cleanse the sanctuary. {EW 253.1}
Thus in the ministration of the tabernacle the people were taught each day the great truths relative to Christ’s death and ministration, and once each year their minds were carried forward to the closing events of the great controversy between Christ and Satan, the final purification of the universe from sin and sinners. {EP 250.2}
Since Satan is the direct instigator of all the sins that caused the death of the Son of God, justice demands that Satan suffer the final punishment. Christ’s work for the redemption of men and the purification of the universe from sin will be closed by placing these sins upon Satan, who will bear the final penalty. So in the typical service, the yearly round of ministration closed with the purification of the sanctuary and the confessing of the sins on the head of the scapegoat. {EP 250.1}
So in the great day of final atonement and investigative judgment the only cases considered are those of the professed people of God. The judgment of the wicked is a distinct and separate work, and takes place at a later period. “Judgment must begin at the house of God: and if it first begin at us, what shall the end be of them that obey not the gospel?” 1 Peter 4:17. {GC 480.1}
The books of record in heaven, in which the names and the deeds of men are registered, are to determine the decisions of the judgment.... {FLB 210.2}
The book of life contains the names of all who have ever entered the service of God. Jesus bade His disciples, “Rejoice, because your names are written in heaven.” Luke 10:20. Paul speaks of his faithful fellow workers, “Whose names are in the book of life.” Philippians 4:3.... {FLB 210.3}
“A book of remembrance” is written before God, in which are recorded the good deeds of “them that feared the Lord, and that thought upon his name.” Malachi 3:16. Their words of faith, their acts of love, are registered in heaven.... {FLB 210.4}
There is a record also of the sins of men.... The secret purposes and motives appear in the unerring register. {FLB 210.5}
Every man’s work passes in review before God.... Opposite each name in the books of heaven is entered, with terrible exactness, every wrong word, every selfish act, every unfulfilled duty, and every secret sin, with every artful dissembling. Heaven-sent warnings or reproofs neglected, wasted moments, unimproved opportunities, the influence exerted for good or for evil, with its far-reaching results, all are chronicled by the recording angel.62 {FLB 210.6}
If your name is registered in the Lamb’s book of life, then all will be well with you. Be ready and anxious to confess your faults and forsake them, that your mistakes and sins may go beforehand to judgment and be blotted out.63 {FLB 210.7}
Comments
Post a Comment