Yesus Kristus ajar'in saya bahwa Tuhan Allah itu cuman Satu, bukan kesatuan, ini 11 12 dengan yg disampaikan Musa bahwa Tuhan Allah itu cuman Satu, bukan kesatuan
*( TERIAK NYARING ROH NUBUAT YG 'IN-CONTEXT' DAN KONSISTEN, karena di zaman now "....Allah berbicara kepada orang advent melalui roh nubuat" CCh 12.6* : "It's all about Jesus Christ, the Son of GOD" - Pekabaran utk Kalangan Sendiri dgn Motto "'Freely ye have received, freely give', powered by Jesus Christ" )
[ Tulisan alkitab & roh nubuat penting lainnya : https://kebenaranjelangharikiamat.blogspot.com/2023/03/beberapa-kebenaran-tertulis-di-alkitab.html ]
Yesus Kristus ajar'in saya bahwa Tuhan Allah itu cuman Satu, bukan kesatuan, ini 11 12 dengan yg disampaikan Musa bahwa Tuhan Allah itu cuman Satu, bukan kesatuan
Allah Bapa, Satu-satunya Allah yang Esa, Satu-satunya Allah yang Kekal, Satu-satunya Allah yang ada dengan sendirinya, mengaruniakan AnakNya yang tunggal, Anak yang diperanakkan dalam gambar yang jelas dari pribadi Bapa
https://kebenaranjelangharikiamat.blogspot.com/2022/12/kasih-allah-begitu-besar-tidak-terukur.html
Allah Bapa, Sumber segala sesuatu, memberkati hanya melalui Anak Allah ke semua mahluk oleh roh kudus milik Yesus Kristus saja
https://kebenaranjelangharikiamat.blogspot.com/2023/03/allah-bapa-sumber-segala-sesuatu.html
Markus 12:29 (TB) Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
Mark 12:29 (KJV) And Jesus answered him, The first of all the commandments is, Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord:
Deuteronomy 6:4 (KJV) Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD:
Btw, penghakiman TUHAN sudah di depan pintu, setiap manusia harus pertanggungjawabkan hidup & keimanannya dari yang tertulis di alkitab dan roh nubuat, jadi 'gak perlu bikin definisi sendiri, atau 'ngikut'in ajaran manusia2 cerdas, guru2 spiritual duniawi, pemelihara sabat hari sabtu, tapi penyembah baal filsafat, ikut'in 'aja yg tertulis di alkitab dan roh nubuat
1 Timotius 1:17 (TB) Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.
1 Timotius 2:5-6 (TB) Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.
1 Timothy 1:17 (KJV) Now unto the King eternal, immortal, invisible, the only wise God, be honour and glory for ever and ever. Amen.
1 Timothy 2:5-6 (KJV) For there is one God, and one mediator between God and men, the man Christ Jesus; Who gave himself a ransom for all, to be testified in due time.
Dalam menolak kebenaran, manusia menolak Penciptanya. Dalam menginjak-injak hukum Allah, mereka mengingkari otoritas Pemberi Hukum. Membuat berhala dari doktrin dan teori palsu sama mudahnya dengan membuat berhala dari kayu atau batu.
Dengan salah menggambarkan sifat-sifat Allah, Setan menuntun manusia untuk menggambarkan DIA dalam karakter yang salah.
Dengan banyaknya, berhala filsafat bertahta di tempat Yahweh; sedangkan Allah yang hidup, seperti yang dinyatakan dalam Firman-Nya, di dalam Kristus, dan dalam karya-karya penciptaan, hanya disembah oleh sedikit orang.
Ribuan mendewakan alam, sementara mereka mengingkari Allah Pemilik alam.
Meskipun dalam bentuk yang berbeda, penyembahan berhala ada di dunia Kristen saat ini sama seperti yang ada di antara Israel kuno pada zaman Elia.
Dewa dari banyak orang yang mengaku bijak, dari para filsuf, penyair, politisi, jurnalis,— dewa dari kalangan modis yang dipoles, dari banyak perguruan tinggi dan universitas, bahkan beberapa institusi teologi,— sedikit lebih baik daripada Baal, dewa matahari. GC88 583.1
Apakah kita pengikut Allah sebagai anak-anak terkasih, atau apakah kita hamba pangeran kegelapan? Apakah kita penyembah Jehovah atau Baal? Allah yang hidup, atau berhala? 5T 173.3
Mungkin tidak ada tempat pemujaan, tidak ada patung, yang dilihat mata, namun kita mungkin mempraktekkan penyembahan berhala.
Membuat berhala dari gagasan atau objek yang dihargai sama mudahnya dengan membuat dewa dari kayu atau batu.
Banyak orang memiliki konsepsi yang salah tentang Allah dan sifat-sifat-Nya.
Mereka sesungguhnya sedang melayani tuhan palsu sebagaimana para hamba Baal.
Apakah kita menyembah Allah yang benar sebagaimana Ia dinyatakan dalam firman-Nya, dalam Kristus, dalam alam, atau apakah kita sedang memuja suatu berhala/ baal filsafat yang diabadikan menggantikanNya? 5T 173.4
Satu-satunya cara di mana kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih sempurna tentang kebenaran adalah dengan menjaga hati tetap lembut dan ditundukkan oleh Roh Kristus.
Ilmu pengetahuan manusia terlalu terbatas untuk memahami rencana penebusan. Filsafat tidak dapat menjelaskannya.
Tetapi ilmu keselamatan dapat diketahui melalui pengalaman. Hanya dia yang melihat keberdosaannya sendiri yang dapat membedakan betapa berharganya Juruselamat. HLv 333.4
In rejecting the truth, men reject its Author. In trampling upon the law of God, they deny the authority of the Lawgiver. It is as easy to make an idol of false doctrines and theories as to fashion an idol of wood or stone. By misrepresenting the attributes of God, Satan leads men to conceive of him in a false character. With many, a philosophical idol is enthroned in the place of Jehovah; while the living God, as he is revealed in his Word, in Christ, and in the works of creation, is worshiped by but few. Thousands deify nature, while they deny the God of nature. Though in a different form, idolatry exists in the Christian world today as verily as it existed among ancient Israel in the days of Elijah. The god of many professedly wise men, of philosophers, poets, politicians, journalists,—the god of polished fashionable circles, of many colleges and universities, even of some theological institutions,—is little better than Baal, the sun-god of Phoenicia. GC88 583.1
Are we followers of God as dear children, or are we servants of the prince of darkness? Are we worshipers of Jehovah, or of Baal? of the living God, or of idols? 5T 173.3 No outward shrines may be visible, there may be no image for the eye to rest upon, yet we may be practicing idolatry. It is as easy to make an idol of cherished ideas or objects as to fashion gods of wood or stone. Thousands have a false conception of God and His attributes. They are as verily serving a false god as were the servants of Baal. Are we worshiping the true God as He is revealed in His word, in Christ, in nature, or are we adoring some philosophical idol enshrined in His place? 5T 173.4
The plan of redemption was arranged in the counsels between the Father and the Son. HP 12.5
The only way in which we can gain a more perfect apprehension of truth is by keeping the heart tender and subdued by the Spirit of Christ. Human science is too limited to comprehend the plan of redemption. Philosophy cannot explain it. But the science of salvation can be known by experience. Only he who sees his own sinfulness can discern the preciousness of the Saviour. HLv 333.4

Comments
Post a Comment