Sebagaimana Lucifer (yg telah bermetamorfosa menjadi Setan) tdk mau tunduk pada otoritas Anak Kandung Allah, Yesus Kristus, yg telah diberi mandat penuh oleh BapaNya, sebuah bentuk keangkuhan makhluk ciptaan kepada Sang Pencipta
Keangkuhan ciptaan kpd Sang Pencipta, saat Lucifer menolak untuk mengakui Kristus sebagai Anak Kandung Allah Bapa
*( RENUNGAN RABU PETANG, 28 September 2022 YG DIDASARI ALKITAB & ROH NUBUAT YG 'IN-CONTEXT' DAN KONSISTEN, karena di zaman now "....Allah berbicara kepada orang advent melalui roh nubuat" CCh 12.6* : "It's all about Jesus Christ, the Son of GOD" - Pekabaran utk Kalangan Sendiri dgn Motto "'Freely ye have received, freely give', powered by Jesus Christ" )
*Sebagaimana Lucifer (yg telah bermetamorfosa menjadi Setan) tdk mau tunduk pada otoritas Anak Kandung Allah, Yesus Kristus, yg telah diberi mandat penuh oleh BapaNya, sebuah bentuk keangkuhan makhluk ciptaan kepada Sang Pencipta*
saya pun sdg lakukan hal serupa, saat saya tdk mau mengakui bahwa Yesus Kristus itulah Anak Kandung Allah Bapa, itulah wujud nyata keangkuhan rohani saya, keangkuhan seorang yang masuk dalam kategori antikristus, walaupun saya seorang pemelihara sabat yg disiplin, tegas & ketat, pembawa persembahan & perpuluhan yg 'sharp & super on time', 'pelayan' dan penda'wah yg tak kenal lelah, 'endorser' cinta kasih yg lantang, pejuang hak azasi manusia yg teguh, penjunjung tinggi nilai2 toleransi serta tak ketinggalan penderma yg tersohor ?
*Roh nubuat mencatat :*
Para malaikat memberi tahu Adam dan Hawa bahwa malaikat yang paling dimuliakan, setelah Kristus, menolak untuk mematuhi hukum yang telah Allah tetapkan untuk mengatur makhluk-makhluk surgawi.
Pemberontakan ini, kata mereka, telah menyebabkan perang di surga, yang mengakibatkan para pemberontak diusir, dan setiap malaikat yang telah bersatu dengan pemimpin ini untuk mempertanyakan otoritas Yahweh yang agung telah diusir dari surga.
Malaikat yang jatuh ini sekarang menjadi musuh bagi segala sesuatu yang Allah dan AnakNya kasihi. SH 15.3
seperti malaikat yang jatuh, Lucifer, yang karena ia bertekad untuk memiliki caranya sendiri dan berada di atas Kristus, diusir dari surga. 25LtMs, Ms 27, 1910, par. 18
Setan pernah menjadi malaikat terhormat di surga, di sebelah Kristus. Wajahnya, seperti para malaikat lainnya, lembut dan menunjukkan kebahagiaan. Dahinya tinggi dan lebar, menunjukkan kecerdasan yang luar biasa. Wujudnya sempurna; sikapnya mulia dan agung.
Tetapi ketika Allah berkata kepada Anak-Nya, “Marilah kita menjadikan manusia menurut gambar Kita,” Setan cemburu kepada Yesus.
Dia ingin dikonsultasikan mengenai penciptaan manusia, dan karena dia tidak dilibatkan, dia dipenuhi dengan kecemburuan, kecemburuan, dan kebencian. Dia ingin menerima kehormatan tertinggi di surga di samping Allah. EW 145.1
Yohanes yang terkasih melanjutkan peringatannya terhadap para penggoda: “Siapakah pendusta selain dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia adalah Antikristus yang menyangkal Bapa dan Anak. Barangsiapa menyangkal Anak, dia tidak memiliki Bapa (tetapi dia yang mengakui Anak, memiliki Bapa juga).” RH 15 April 1875, par. 8
Di sini Allah telah mengerjakan bagi kita bukti dari kelas yang disebutkan.
Mereka telah menolak untuk mengakui Kristus sebagai Anak Allah, dan mereka tidak lagi menghormati Bapa yang kekal daripada Anak-Nya, Yesus Kristus.
Mereka tidak memiliki Anak maupun Bapa. Dan seperti pemimpin besar mereka, kepala pemberontak, mereka memberontak melawan hukum Allah, dan mereka membenci darah Kristus. RH 15 April 1875, par. 12
Tentang Anak Kandung Allah, kunjungi kami di https://kebenaranjelangharikiamat.blogspot.com/2022/09/allah-bapa-kirimkan-anak-kandungnya.html
Angels told Adam and Eve that the most exalted angel, next in rank to Christ, refused to obey the law that God had established to govern heavenly beings. This rebellion, they said, had caused war in heaven, which resulted in the rebellious ones being expelled, and every angel who had united with this leader in questioning the authority of the great Jehovah had been driven out of heaven. This fallen angel was now an enemy to everything that God and His Son held dear.SH 15.3
like the fallen angel Lucifer, who, because he was determined to have his own way and be above Christ, was cast out of heaven. 25LtMs, Ms 27, 1910, par. 18
Satan was once an honored angel in heaven, next to Christ. His countenance, like those of the other angels, was mild and expressive of happiness. His forehead was high and broad, showing great intelligence. His form was perfect; his bearing noble and majestic. But when God said to His Son, “Let us make man in our image,” Satan was jealous of Jesus. He wished to be consulted concerning the formation of man, and because he was not, he was filled with envy, jealousy, and hatred. He desired to receive the highest honors in heaven next to God. EW 145.1
The beloved John continues his warning against seducers: “Who is a liar but he that denieth that Jesus is the Christ? He is Anti-christ that denieth the Father and the Son. Whosoever denieth the Son, the same hath not the Father (but he that acknowledgeth the Son, hath the Father also).” RH April 15, 1875, par. 8
Here God has worked out for us the proof of the class mentioned. They have refused to acknowledge Christ as the Son of God, and they have no more reverence for the eternal Father than for his Son, Jesus Christ. They have neither the Son nor the Father. And like their great leader, the rebel chief, they are in rebellion against the law of God, and they despise the blood of Christ. RH April 15, 1875, par. 12

Comments
Post a Comment